Wednesday, March 30, 2016

Perkembangan Teknologi Itu Baik Atau Buruk

Teknologi, pasti semua dari kita tau teknologi dan memakai teknologi. Namun, cenderung, kebanyakan dari kita pasti berpikir hal-hal yang buruk ketika memakai teknologi (jika teknologi itu handphone, laptop, dan lain-lain. Sebenarnya apa yang kita tau tentang teknologi, apakah itu baik atau buruk? Disini kalian akan mendapat moral/pesan yang dapat diambil sehingga kalian mengerti teknologi. Namun, meskipun itu baik atau buruk, jadikanlah semua hal itu menjadi pelajaran.
Apakah teknologi bagi kalian ? Hampir semua orang pasti berpikir kalau teknologi itu suatu barang yang sudah modern sehingga mudah dipakai. Sebenarnya secara umum, teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia.
Teknologi itu bagaikan pisau, jadi itu tergantung dengan kita, bagaimana kita menggunakannya dan untuk apa kita menggunakannya. Jadi jikalau kita menggunakannya dengan benar, misalnya untuk memotong bahan-bahan yang akan kita jadikan makanan, maka kita akan menggunakan teknologi itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Namun, sebaliknya juga jika kita menggunakannya dengan salah, misalnya untuk menodong orang, menyiksa orang, dan membunuh orang, kita malah akan berdosa di mata Tuhan dan tidak berkenan untuk dipanggil sebagai anak Tuhan.
Jadi yang saya ingin katakan disini sebenarnya adalah bahwa teknologi itu sebenarnya tidak salah karena teknologi itu sepenuhnya dikontrol oleh kita namun, itu tergantung lagi dengan cara pemakaiannya dan tujuan pemakaiannya. Karena itulah kita harus selalu memiliki iman yang kuat terhadap Tuhan sehingga kita dapat diberikan hikmat kebijaksanaan untuk menggunakan teknologi tersebut dengan sebaik mungkin untuk memuliakan nama-Nya.
Mengapa untuk kemuliaan nama-Nya? karena kita sebenarnya diciptakan untuk memuliakan nama-Nya, namun, karena kita manusia, ciptaan-Nya, telah berdosa, makanya Tuhan Allah Bapa di Sorga mengutus Anak-Nya supaya kita semua, yang baik maupun yang jahat, dapat ditebus dosanya.Pernahkah kalian berpikir bahwa Tuhan itu benar-benar baik, karena Ia bahkan merelakan Anak-Nya yang tunggal untuk menebus dosa kita, padahalkan kita ini ciptaan-Nya, dan Tuhan itu pencipta yang dapat melakukan segala hal kepada kita karena kita ciptaan-Nya, dan sebenarnya Tuhan bisa memusnahkan kita semua dan menciptakan manusia yang baru, namun, Tuhan tidak melakukannya.
Oleh karena hal itu kita harus selalu bersyukur atas segala hal yang Tuhan telah beri karena Tuhan telah membiarkan kita mempunyai hal tersebut. Bersyukur itu penting, hal ini jelas didukung oleh Alkitab sendiri karena kita harus menghormati pencipta kita.
Sekian dari saya, mohon anda dapat menerima pesan yang dapat diambil.

Monday, March 21, 2016

Santai Bisa Baik Bisa Buruk

Santai, biasanya ketika kita mendengar hal ini pasti kita kepikiran hal-hal yang membuat kita senang sehingga kita dapat menjauhkan stress dari kita. Namun, jikalau kita terlalu santai kita dapat kehilangan banyak waktu yang sangat berharga. Walaupun itu berakibat fatal kita juga dapat memiliki beberapa keuntungan ketika bersantai, contohnya seperti yang tadi saya bilang, kita tidak akan cepat stress, kita akan lebih menikmati apa yang kita lakukan.
Jadi apa yang sebenarnya saya beritau disini adalah santai itu dapat berubah menjadi hal yang baik, namun santai kadang dapat berubah menjadi hal yang buruk.
Santai disini itu bagaikan hal-hal yang kita lakukan di dunia ini jika kita melihat dari perspektif Allah. Jika kita menggunakan "santai" dengan baik alias melakukan hal yang berguna di dunia ini, kita akan mendapat keuntungan yang sepadan dan juga kita akan membuat Tuhan senang. Namun, di sisi lainnya jika kita tidak menggunakan "santai" dengan baik (buruk) alias melakukan hal-hal di dunia ini dengan semena-mena dan tidak memuliakan Tuhan, yang pastinya kita akan jatuh ke dalam dosa dan akan sulit melepaskan diri dari dosa kecuali kita percaya kepada Yesus Kristus, anak Allah yang telah diutus ke dunia ini untuk menebus semua dosa manusia, dan taat kepada semua perintah-Nya yang terdapat di kitab Keluaran 20 (keluaran pasal ke-20) dan Matius 22 : 37 - 40 (matius pasal 22 ayat 37 sampai ayat ke 40). Keluaran 20 memberikan 10 perintah Allah yaitu :

  1. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku
  2. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
  3. Jangan menyebut nama TUHAN Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan
  4. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat
  5. Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu
  6. Jangan membunuh
  7. Jangan berzinah
  8. Jangan mencuri
  9. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu
  10. Jangan mengingini apa pun yang dimiliki oleh sesamamu.
Sedangkan Matius 22 : 37 - 40 berfirman :
"Jawab Yesus kepadanya : "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Namun, jangan khawatir karena :
Untuk menjaga perilaku kita, saya memberi anda sebuah foto yang mungkin dapat membantu anda berperilaku baik.
Sekian dari "Entri" ini. Semoga ini memotivasi kalian.

Monday, March 14, 2016

Kritik Tidak Selalu Buruk

Kebanyakan dari kita biasanya disuruh memberi pesan & kesan kepada guru kita. Ada juga guru yang meminta kritik dari kita. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kritik adalah kecaman atau tanggapan yang kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik dan buruk terhadap sesuatu. Kebanyakan murid selalu berpikir bahwa kritik itu biasanya buruk, hal ini terjadi karena pikiran murid-murid masih belum terlalu luas/belum matang. Karena itulah biasanya kita tidak dapat menerima kritik dari orang lain seperti teman-teman kita, orangtua kita, guru di sekolah, dan lain-lain.
Namun sebenarnya, kritik tidak selalu berupa hal-hal yang buruk karena kadang-kadang ketika hasil karya kita/cara kita menyampaikan pendapat tentang sesuatu itu baik, maka kritik yang akan diberikan oleh orang-orang lain biasanya disertai dengan pertimbangan baik tentang kita. Namun, janganlah sombong jika kita mendapat kritik yang baik dari orang lain karena kita dapat menjauh dari Tuhan karena telah jatuh ke dalam dosa yaitu kesombongan. Jadi kesimpulan disini adalah kritik dapat menjadi hal yang buruk.
Namun, kita semua tidak ingin menghancurkan hubungan kita dengan teman-teman kita. Jadi untuk membuat kritik kepada seseorang namun tidak merusak hubungan kita dengan dia. kita harus mengikuti prinsip-prinsip ini :
Inilah cara melihat yang harus kita tiru :
Intinya adalah kritikan adalah suatu tanggapan terhadap sesuatu yang tidak selalu buruk. Hal ini didukung karena kita dapat membangun diri kita kembali dan memperbaiki diri kita sendiri melalui kritikan orang lain.
Terima kasih telah membaca. Semoga anda termotivasi.

Sunday, March 13, 2016

Kekerasan Menuju Kesuksesan

Kita semua pasti tau tentang kekerasan. Biasanya ketika mendengar kekerasan, kita akan tanpa sengaja berpikir hal-hal yang negatif tentang kekerasan. Contohnya adalah bully, diejek teman, dijadikan sebagai tumbal, menjadi korban, dan lain-lain.
Karena kepikiran tentang hal-hal mengenai kekerasan pasti kita akan juga kepikiran akibat-akibat yang akan berdampak pada hidup kita. Contohnya adalah seperti berikut :
Namun, sebenarnya tidak semua kekerasan berdampak buruk. Kita biasanya selalu kepikiran hal buruk karena itulah "Fokus kepada hal yang baik", kalau masih ingin belajar fokus, kalian bisa membaca di "Entri : Fokus Itu Penting".
Inti dari hal yang ingin saya beritahu kepada kalian semua adalah kekerasan tidak selalu berakhir dengan hal yang buruk. Intinya bahwa pepatah yang mengatakan :
"Berakit-rakit ke hulu"
"Berenang-renang ketepian"
"Bersakit-sakit dahulu"
"Bersenang kemudian"
Benar
Hal ini didukung oleh semua orang karena setiap hari kita mengalaminya namun tidak semua dari kita yang menyadarinya.Contohnya adalah orangtua kita. Orangtua kita adalah orang yang membesarkan kita dengan kasih sayang yang sangat dalam untuk kita, bahkan ada orangtua yang rela mati hanya demi anaknya yang dikasihinya, sama seperti Allah Bapa di Surga. Allah sangat mengasihi kita karena itu Ia mengirim pribadi dia sendiri (Allah itu tritunggal, Allah Bapa, Allah Anak yang dikenal dengan Yesus Kristus, dan Allah Roh Kudus) untuk mati diatas kayu salib menebus dosa kita semua tanpa membeda-bedakan orang-orang.
Jangan lupa, sebenarnya yang ingin saya katakan adalah orangtua itu akan rela memarahi kita habis-habisan hanya untuk kita supaya kita memiliki kepribadian yang baik didalam Tuhan. Hal inilah yang saya ingin beritahu ke kalian semua, yang berarti bahwa kekerasan yang dilakukan orangtua untuk kita justru itulah yang membangun kita bukan menjatuhkan kita. Sama seperti dengan guru yang telah rela memarahi kita supaya relasi kita dengan semua orang di setiap tempat dimana kita ditempatkan dapat berjalan dengan baik. Jadi mulai sekarang, janganlah dendam karena orangtua dan guru kita telah melakukan kekerasan untuk kita, namun, justru harusnya kitalah yang berterima kasih kepada orangtua dan guru karena telah melakukannya supaya kita menjadi orang yang sukses.
Terima kasih karena telah membaca. Semoga kalian dapat melakukan hal yang mulia kepada setiap orang.

Tuesday, March 8, 2016

Sama Seperti Debu

Kita semua tau kalau nenek moyang dari kita semua, manusia, adalah Adam, manusia yang pertama kali hidup di dunia ini dan manusia yang diciptakan dari debu tanah dan dihembuskan nafas kehidupan oleh Allah sendiri, dan Hawa, yang diciptakan Allah oleh salah satu tulang rusuk Adam. Mereka semua memang terbuat dari debu tanah karena itulah ketika manusia meninggal pasti akan dikuburkan. Karena tubuh kita terbuat dari debu tanah makanya tubuh kita akan membusuk dan kembali menjadi debu tanah, namun, roh kita atau yang sering kita sebut sebagai jiwa kita akan kembali ke Allah dan akan menjalani pengadilan untuk terakhir kalinya yang menentukan kita akan menerima hukuman yang kekal di Neraka atau menerima mahkota kehidupan dan tidak akan binasa melainkan kita akan beroleh hidup yang kekal di Surga.



Yang sebenarnya yang saya ingin katakan sebenarnya adalah kita semua itu bagaikan debu yang harus disinari oleh cahaya supaya kita dapat dilihat orang. Hal ini persis seperti kita, karena dunia yang penuh dengan dosa ini itu bagaikan seperti ruangan yang gelap, sedangkan kita manusia hidup di ruangan yang gelap tersebut. Bagi Allah, kita hanyalah hal yang kecil seperti debu. Bahkan hanya dengan berkata-kata, firman Tuhan dapat terjadi. Tuhan akan senang jika kita dapat memancarkan kembali terang Tuhan. Terang Tuhan yang saya masukkan ke perumpamaan ini adalah terang yang membuat kita bersinar sehingga orang lain bisa melihatnya. Jika tidak percaya, kalian boleh mencobanya saat rumah mati lampu.




Intinya adalah kita harus bisa memancarkan kembali terang Tuhan melalui setiap hal dalam hidup kita karena sebenarnya hidup kita ini adalah karena anugrah Tuhan. Bahkan sebelum kita lahir Tuhan telah membuat rencana yang besar terhadap kita semua, namun, kita sendirilah yang diberikan
hak oleh Tuhan untuk memilih jalan hidup kita. Maukah anda hidup seperti orang-orang yang berdosa cuma karena hal-hal yang duniawi, ataukah hidup seperti orang-orang yang memancarkan terang Tuhan sehingga orang lain dapat percaya kepada-Nya ? Kalian sendirilah yang menentukan, orang lain tidak berhak menentukannya. Jadi marilah kita mengikuti Tuhan dan memancarkan terang-Nya dengan segenap hati, segenap jiwa, dan dengan segenap akal budimu dan Janganlah lupa untuk mengasihi sesama seperti dirimu sendiri. Hal yang mendukung ini ada tertulis dalam kitab Matius 22 : 37-40.




Janganlah juga kita lupa untuk menyukai hal yang kita lakukan. Selain itu janganlah juga lupa untuk melakukan hal yang kita sukai. Karena jika kita tidak menyukai hal-hal yang kita lakukan, kita tidak akan melakukan hal tersebut dengan seluruh kemampuan kita, hal-hal yang saya maksud disini adalah hal-hal yang sebenarnya menyenangkan hati Tuhan. Contohnya seperti belajar dan lain-lain. Jangan juga kita terlalu fokus akan belajar cuma karena hal ini karena itulah lakukanlah hal yang kalian sukai contohnya seperti hobi kalian masing-masing. Hobi itu dapat berupa olahraga maupun kegiatan yang dapat menyenangkan kita.

Sekian dari "Entri" ini. Semoga kalian menyukainya. Tuhan memberkati kalian semua.

Tuesday, March 1, 2016

Fokus Itu Penting

Fokus merupakan hal penting yang kita butuhkan di dalam hidup kita ini. Jika tidak ada fokus, kita dapat selalu beralih ke hal-hal yang lain yang mungkin dapat kita semua anggap tidak penting. Contohnya kita tidak fokus dalam hal pelajaran, karena itu biasanya kita berbicara kepada teman saat di sekolah, namun, jika kita disuruh belajar seperti dipaksa, pastinya kita tidak fokus belajar dan mulai bermain game maupun chatting bersama teman dekat kita.
Maksud saya ini adalah kita harus selalu fokus. Fokus dapat memiliki arti memusatkan perhatian. Sehingga ketika kita belajar kita harus fokus pada pelajaran yang akan dipelajari. Jika kalian memiliki rencana, kalian harus belajar untuk tetap fokus supaya rencana yang telah kalian siapkan dapat berjalan dengan baik meskipun kadang-kadang rencana kita tidak sesuai dengan kehendak kita. Karena itu biasanya ketika kita memiliki rencana, kita harus berdoa kepada Tuhan ( memohon supaya berjalan sesuai dengan rencana ) dan kita harus juga memiliki inisiatif yang kuat terhadap rencana yang kita buat.


Namun, sebenarnya yang saya ingin kasi tau kalian semua adalah kita harus fokus kepada hal-hal yang baik sehingga kita dapat selalu bersyukur di setiap saat meskipun di saat dimana kita kesulitan maupun di saat dimana kita mengalami pengalaman terbaik ataupun hari terbaik. Jadi meskipun di saat itu kita merasakan hal yang paling menyedihkan seperti pengalaman terburuk. Contohnya, ketika kita merasa salah karena tindakan kita membuat orang lain terluka. Di saat seperti itulah biasanya rencana Tuhan yang terbesar dilaksanakan. Ketika kita disuruh menunjukkan kebaikkan dan keburukkan orang lain, kita fokus saja kepada hal-hal yang baik karena kita tidak berhak untuk memberi kritik yang kita sendiri belum bisa lakukan.

Dan di bawah ini ada beberapa contoh kata-kata yang mengungkapkan rasa syukur.
Sekian dari "entri" ini. Terima kasih karena telah membaca, semoga Tuhan memberkatimu.